Cara Hidup Bahagia Dengan Menjadi Diri Sendiri
Apa Itu Menjadi Diri Sendiri?
Setiap orang memiliki karakter dan sifat masing-masing. Itu sebabnya banyak yang bilang bahwa manusia itu adalah makhluk yang unik, bisa jadi demikian karena dalam satu keluarga saja karakter individunya berbeda-beda. Lalu apa hubungannya dengan menjadi diri sendiri....?
Menjadi diri sendiri merupakan proses seseorang mengeluarkan karakteristik dirinya sesuai dengan apa-apa yang sudah ia serap sebelumnya. Tidak mengikuti gaya/ karakteristik orang lain, namun lebih mengembangkan mentalitas dan sikap diri sendiri.
Mengapa Menjadi Diri Sendiri Itu Penting?
1. Memunculkan integritas dalam diri kita
Keselarasan dalam bertindak maupun berkelakuan merupakan aspek penting bagi kita untuk mencapai kebahagiaan. Semua itu bisa tumbuh dan berkembang jika seseorang memiliki integritas yang baik, dan salah satu cara membangunnya adalah dengan menjadi diri sendiri.
2. Memiliki pendirian yang kuat
Seseorang yang telah menjadi dirinya sendiri, memiliki sikap mental dan perilaku yang sulit untuk diganggu gugat oleh orang lain. Mereka akan tetap teguh dengan pendiriannya / keyakinannya, dan tidak akan terpengaruh dengan sikap dari luar lingkungannya.
3. Memiliki tujuan dan fokus dalam hidup
Orang yang sudah kuat pendiriannya memiliki keinginan kuat untuk mencapai apa yang ia inginkan dalam kehidupan ini. Semua orang mendambakan hidup bahagia, kaya, sehat, dan sukses, namun orang yang sudah memiliki karakter menjadi diri sendiri akan lebih fokus dalam menggapai itu semua.
4. Menjadikan kepribadian yang humanis
Menjadi diri sendiri merupakan salah satu cara agar kita menghindari sikap-sikap yang merusak seperti, keragu-raguan/ labil, emosional, dan mental blok lainnya. Karena dengan menjadi diri sendiri kita akan menunjukkan karakteristik kepada lingkungan disekitar. Orang akan lebih respek dengan sikap yang seperti itu.
5. Mengeluarkan potensi diri yang terpendam
faktor kelima ini merupakan faktor penting kenapa kita harus menjadi diri sendiri. Setiap orang lahir dengan kemampuan dan skill yang berbeda-beda. Dengan mengal diri tentu kita akan mudah untuk mengembangkan apa yang kita suka dan kuasai. Dari situlah kita akan tahu potensi apa yang ada dalam diri kita.
Beberapa Cara Agar Menjadi diri sendiri
Sebelumnya tanamkan dalam diri kita masing-masing bahwa proses untuk mengenal diri itu sangat penting. Karena itu akan menentukan keseluruhan hidup kita, baik cara berpikir, bertindak, maupun bersikap. Berikut ini merupakan cara-cara mudah agar kita dapat mengembangkan diri sendiri :
1. Menerima diri kita sendiri apa adanya
Sikap membenci diri sendiri merupakan suatu sikap mental blok yang akan mengambat kita dalam menemukan jati diri. Ketahuilah bahwa seburuk-buruknya suatu keadaan semua itu bisa dirubah asalkan kita mau menjadi diri sendiri. Fokuslah pada apa yang mampu dilakukan, dan hilangkan sikap mental blok dalam pikiran kita, hal ini akan memudahkan kita dalam proses pengembangan diri.
* Sebagian orang merasa sulit untuk mengeksplor dirinya sendiri. Jika ini yang anda alami, ikutilah tes kepribadian untuk melihat kelebihan serta kekurangan yang ada dalam diri kita sendiri.
2. Jangan terpaku pada masa lalu
Mengingat-ingat kejadian masa lalu hanya akan menumbuhkan sikap lemah dalam diri kita. Hal ini tentu akan mengganggu proses pengenalan jati diri. Jadikanlah kenangan masa lalu yang anda alami sebagai sebuah proses, dan temukan hikmah dari apa-apa yang sudah terjadi sebelumnya. Tuhan terkadang memberikan ujian dan ketidaknyamanan agar kita dalam mengenal siapa diri kita yang sebenarnya.
3. Jangan berhenti mengembangkan kelebihan dalam diri
Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, temukan kelebihan dalam diri anda, dan berikan ruang untuk berkembang. Mengembangkan kemampuan akan memberikan kita dorongan semangat dan kepercayaan diri, hal inilah salah satu pondasi dasar untuk menjadi diri sendiri. Jadi jangan lupa ya untuk terus diasah sikap positif seperti ini
4. Jangan terlalu sering cemas/khawatir
Kecemasan akan suatu hal merupakan sikap mental yang hanya membuat diri kita semakin tertutup, dan tidak berkembang. Biarkan semuanya mengalir apa adanya, baik-buruknya kita sikapi dengan perasaan tenang, dan tidak tergesa-gesa. Bagaimana anda bisa mengembangkan diri anda sendiri jika sikap cemas masih dominan dalam hidup anda...?
*Dengan menjadi diri sendiri kita sadar akan kekurangan yang kita miliki, dan dari situ kita akan mempersiapkan langkah-langkah awal ketika situasi yang tidak mengenakan itu muncul.
5. Jangan suka mengeluh
Sikap mentalitas yang sering mengeluh tidak akan menumbuhkan apa-apa dalam kehidupan kita. Mengeluh hanya akan membuat kita larut dalam jurang penyesalan, dan itu semua akan tertanam dalam pikiran kita, hasilnya tindakan serta sikap kita menjadi tidak berkembang. Tanamkan dalam diri kita bahwa, sikap mengeluh adalah sikap yang sia-sia, karena sikap ini tidak akan mengubah apapun yang sudah terjadi. Selain itu juga sikap ini hanya akan menghalangi anda untuk mengenal diri anda sendiri, menolak kekurangan yang kita miliki dan berusaha menghindari diri dari kenyataan.
*Apakah ada orang yang suka mengeluh hidupnya sukses/bahagia?
6. Jangan membandingkan diri dengan orang lain
Sikap ini hanya akan menghambat kelebihan serta kemampuan yang ada dalam diri kita. Padahal Tuhan menciptakan manusia dengan ragam jenis kemampuan serta keahlian didalamnya. Lakukanlah terbaik dalam bersikap dan biarkan itu semua berjalan dengan sendirinya. Sikap suka membandingkan dengan orang lain hanyalah sikap kontra-produktif, dan hanya membuat kita semakin jauh untuk mengenal diri sendiri.
*Daripada membandingkan diri dengan orang lain, lebih baik lakukan pengembangan dalam sikap dan perilaku kita, hasilnya jauh lebih positif dan bisa kita rasakan langsung.
7. Jangan berusaha untuk menyenangkan semua orang
Setiap orang memiliki persepsi dan sudut pandang yang berbeda akan suatu hal. Kita tidak mungkin bisa membuat semua orang senang dengan kita, sebuah hal yang sia-sia jika kita hidup hanya ingin menyenangkan orang lain. Karena tujuan hidup seperti itu hanya akan berujung pada kekecewaan. Berusaha menyenangkan dan berusaha menjadi baik adalah suatu hal yang berbeda, jadilah diri sendiri dan kembangkan diri anda sebaik mungkin.
*Nabi saja yang mengajarkan kebaikan dan kebenaran tidak mampu menyenangkan semua orang..."
8. Tidak ada manusia yang sempurna
Ungkapan diatas memang benar, kita bukanlah makhluk hebat yang dapat melakukan segala hal bagi orang lain. Manusia memiliki keterbatasan dalam banyak hal, itu sudah konsep alam yang Tuhan ciptakan. Bukan waktunya bagi kita untuk mengeluh dan bertanya kenapa manusia begini, kenapa begitu, dan lain sebagainya. Karena itu hanya akan membawa kepada diskusi yang tak berujung yang endingnya tetap sama yaitu tidak ada manusia yang sempurna. Temukan apa yang menjadi keahlian dominan dalam diri anda, dan kembangkan itu semua menjadi suatu hal yang lebih produktif lagi.
Faktor Penghambat Menjadi Diri Sendiri
Sekarang mari kita lihat apa saja faktor penghambat bagi kita sehingga sulit sekali untuk menjadi diri sendiri :1. Kurangnya sikap bersyukur
sikap bersyukur merupakan suatu sikap mulia yang memiliki dampak positif bagi jiwa dan pikiran kita. Kurangnya rasa syukur atas keadaan membuat kita menjadi orang yang suka mengeluh, selalu mengingat masa lalu, dan lain sebagainya. Jadikanlah rasa syukur sebagai tameng kita dalam kehidupan ini.
"Coba dulu saya begini, pasti hasilnya begini....."
"Seandainya dulu saya berani, pasti hasilnya akan berbeda lagi..."
Sebuah penyesalan sering kita alami, dan kita jadikan landasan dalam berpikir. Orang yang sering mengeluh atau menyesal akan sulit untuk mengenal dirinya sendiri, karena mereka fokus terhadap apa yang sudah terjadi.
Berbeda dengan orang yang sudah menjadi diri sendiri, mereka menjadikan masa lalu sebagai suatu sarana untuk melihat karakter diri sendiri, dan mengembangkannya sesuai kelebihan yang mereka miliki.
2. Tidak menghargai sebuah proses
Orang yang selalu ingin instan cenderung lebih labil, dan sulit untuk menerima suatu keadaan. Karena apa-apa harus serba cepat dan tersedia. Hargailah satu proses untuk melatih kesabaran dan melihat apa yang menjadi kelemahan dalam diri kita. Rangkuman dalam suatu rangkaian proses itulah yang akan kita ambil hikmahnya untuk mengembangkan diri sendiri.
3. Malas mikir
Berpikir merupakan kunci kebahagiaan seseorang, karena dengan berpikir kita dapat memetakan suatu hal berdasarkan pengalaman dan analisa kita selama ini. Malas berpikir hanya akan menghambat kita untuk mengenal diri sendiri, bagaimana mungkin anda menjadi diri sendiri tanpa mau berpikir...? apakah ada orang sukses/bahagia tanpa berpikir...?
4. Lingkungan sosial
Banyak berkumpul dengan orang dengan pola pikir buruk akan mempengaruhi diri kita, tanpa kita sadari apa yang ada dilingkungan tersebut akan terserap dan masuk kedalam alam bawah sadar. Hasilnya adalah kita lebih sering menggunakan persepsi lingkungan dibandingkan kebenaran yang ada.
*Berkumpul dengan kelompok yang suka mengeluh, atau pada kelompok yang suka berpikir...? pilihan yang kita pilih akan menentukan perkembangan diri kita, jadi bijaklah dalam memilih ya....
Semoga tulisan ini bermanfaat dan bisa menjadi bahan renungan yang positif bagi kita semua....
"Tetaplah produktif dan terus berkembang...."


0 komentar:
Posting Komentar